Skala peta adalah perbandingan antara suatu jarak di atas peta dengan jarak yang sama di atas permukaan Bumi. Banyak cara untuk menyatakan skala peta, diantaranya (Wongsotjiro, 1980) : 1. Membandingkan suatu jarak antara dua titik di atas peta dengan jarak sebenarnya di atas permukaan bumi antara dua titik itu.
2. Memberitahukan berapa centimeter di atas peta yang sama dengan satu kilometer di atas permukaan bumi.
3. Menarik suatu garis, dimana di atas garis dibuat suatu skala dengan bagian-bagian yang menyatakan satu kilometer di atas permukaan bumi.
Faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan suatu skala peta :
· Tujuan pembuatan peta
· Luas daerah yang akan dipetakan
· Kepadatan unsur-unsur/detail
· Bentuk topografi
· Karakteristik daerah
Klasifikasi skala peta berdasarkan jenis peta :
1. Peta Topografi
· Tidak ada skala yang ideal (luas daerah, kerapatan unsur-unsur di permukaan tanah, potensi).
· Terdapat standarisasi skala pada daerah-daerah batas administrasi.
· Terdapat pertimbangan ekonomis berdasarkan karakteristik daerah.
1. Skala sangat besar = 1:1000 s/d 1:5000 (untuk perencanaan teknis)
2. Skala besar = 1:5000 s/d 1:25000
3. Skala menengah = 1:25000 s/d 1:100000
4. Skala kecil = 1:100000 s/d 1:1 000 000
· Skala yang dianjurkan oleh PBB :
1:25000 1:100000 1:250000 1:1 000 000
1:50000 1:200000 1:500000
2. Peta Kadaster (peta kantor, peta umum, peta lapangan)
· Daerah kepadatan tinggi 1:250
· Daerah kepadatan sedang 1:500
· Daerah kepadatan rendah 1:1000
3. Peta Teknis
· Untuk tujuan teknis (pengelolaan jaringan (pipa air minum, jaringan listrik, telepon, gorong-gorong) dan administratif di pemerintah kota
? Skala besar 1:1000 s/d 1:5000
? Skala menengah 1:5000 s/d 1:10000
· Untuk peta dasar (kepadatan detil dan tata guna tanah)
? Daerah kota 1:500 s/d 1:1000
? Pinggiran kota 1:1000 s/d 1:2000
? Pedesaaan 1:2000 s/d 1:4000
? Daerah lainnya 1:10000
Sumber : http://wikantika.wordpress.com/2008/05/06/apa-itu-skala-peta/



