Cara Menentukan Skala Peta

February 24, 2009 by: admin

Dalam kehidupan sehari-hari sering kita menjumpai peta yang tidak ada skalanya, padahal

mungkin kita membutuhkannya. Apabila Anda mengalami kejadian ini maka cara menentukan

skala peta dengan langkah-langkah sebagai berikut:

1. Membandingkan dua jarak tempat di peta dengan jarak

kedua tempat di lapangan

Contoh:

Jarak antara Jakarta dan Bekasi di lapangan 20 km (2.000.000 cm). Di peta

jarak keduanya 50 cm. Tentukan skala petanya!

Jawab:

Skala peta tersebut = = 40.000

Sehingga skala petanya = 1 : 40.000.

Membandingkan dengan peta lain yang luasnya sama dan telah diketahui

skalanya.

Contoh:

- Ukur jarak 2 tempat yang diketahui dalam kedua peta

itu.

Peta I = jarak A – B = 20 cm

Peta II = jarak A – B = 4 cm

- Pada peta I jarak A – B dilapangan:

= 2 x 50.000 cm = 100.000 cm

-
Pada peta I jarak AB

x cm

20 x

x

= 20x

= 20x cm

= 200.000 cm

= 10.000 cm

Jadi skala peta I = 1 : 10.000
Dari penyelesaian contoh soal tersebut dapat dibuat kesimpulan rumusan sebagai berikut:
J1 = Jarak yang sudah diketahui skalanya

J2 = Jarak yang belum diketahui skalanya

P1 = Penyebut skala peta yang sudah diketahui

P2 = Penyebut skala peta yang dicari

Bila data-data soal di atas dimasukkan ke rumus diperoleh:

Jadi skala petanya = 1 : 10.000

2. Membandingkan kenampakan-kenampakan dalam peta yang sudah pasti

ukurannya.

Contoh:

Dalam peta terdapat lapangan sepak bola panjang lapangan 100 meter = 10.000

cm.

Jadi skala lapangan sepak bola tersebut 1 : 10.000

3. Menentukan dua titik di peta yang belum ada skalanya (peta x)

misalnya titik A – B dengan arah Utara - Selatan.

Setelah itu menghitung jarak dua titik dan selisih derajat garis lintangnya.

Perlu Anda ingat bahwa jarak tiap 10 garis lintang = 111 km

dan 10= 60 detik

Contoh:

Jarak A - B di peta x = 50 cm

Selisih garis lintangnya = 30 detik

Berapa skala peta x?

Penyelesaian:

30 detik
= x 111 km = 55,5 km = 5.550.000 cm
50 cm di peta x = 5.550.000 cm di lapangan
Skala di peta x = 50 : 5.550.000
Jadi skala peta = 1 : 1.110.000
4. Pada peta Topografi (peta Kontur) di Indonesia berlaku rumus:
CI (Contour Interval) adalah selisih ketinggian antara dua

garis kontur yang dinyatakan dalam meter. Contour Interval sering disebut

jarak antara garis kontur. Garis Kontur yaitu garis-garis pada peta yang

menghubungkan titik-titik yang memiliki ketinggian yang sama dari permukaan

air laut.

Perhitungan CI misalnya:

Pada peta kontur Indonesia yang berskala 1 : 100.000, berapakah CI nya?

Jawab: CI = x 100.000 = 50 meter

Kembali ke contoh peta kontur yang belum ada skalanya!

Contoh:

Suatu peta kontur dengan Ci = 50 meter

Berapakah skala peta tersebut!

Jawab:

Ci =
50 m
50 =
x Penyebut skala

Jadi penyebut skala = 100.000, ini berarti skala peta kontur tersebut 1 : 100.000

Apabila Anda ingin mengukur jarak pada peta baik lurus

atau berbelok-belok, lakukanlah hal-hal berikut:

a. Gunakan seutas benang yang agak besar (misal: benang

kasur)

b. Berilah tanda pada peta di bagian yang diukur.
c. Ukurlah dengan benang yang sudah dipersiapkan.
d. Tekuklah benang mengikuti jarak obyek yang diukur, seperti jalan

yang berbelok,benang juga harus ikut dibelokkan.

e. Jarak yang diukur pada peta misalnya 50 cm (antara kota A dengan

kota B).

f. Sesuaikan dengan skala garis misalnya skala yang ada 1 : 50.000,

maka jarak antara kota A dan B dilapangan = 50 cm x 50.000 = 2.500.000

cm = 25 km.

Sampai disini apakah Anda sudah memahami materi tentang skala peta. Apabila

sudah memahami segeralah mengerjakan tugas 1.

Selamat belajar.

Sumber : http://www.e-dukasi.net/mol/mo_full.php?moid=125&fname=geo103_06.htm

Filed under: Artikel

Comments are closed.